Mengiringi tren perkembangan dan kebutuhan e-Learning yang pesat maka diperlukan adanya sebuah standard yang berlaku umum. Untuk itu, beberapa lembaga telah melakukan upaya pengembangan standard untuk penerapan e-Learning, yaitu:

  1. Airline Industry CBT Committee (AICC), dengan fokus standar pada pelatihan penerbangan, seperti tes, pelajaran, modul, dan lainya.
  2. EDUCAUSE Institutional Management System Project (IMS), sebuah grup vendor yang bekerja membangun standar untuk pekerjaan di AICC (www.imsglobal.org)
  3. Advanced Distributed Learning (ADL), diinisiasi oleh pemerintah federal USA yang bekerja untuk mengembangkan SCORM.
  4. Alliance of Remote Institutional Authoring and Distribution Network for Europe (ARIADNE), sebuah asosiasi industri yang memfokuskan pada isu-isu untuk standarisasi E-Learning.
  5. IEEE Learning Technology Standards Committee (IEEE LTSC), merupakan standar akreditasi di USA.
  6. ISO/IEC JTC1 SC36 (ITLET), merupakan standar ICT untuk pembelajaran, pendidikan, dan pelatihan
  7. Advanced Learning Infrastructure Consortium (ALIC), merupakan konsorsium di Jepang untuk mempromosikan teknologi dan infrastruktur e-Learning.
  8. e-Learning Consortium Japan (eLC), merupakan perusahan (vendor/user) yang bekerja untuk mempromosikan bisnis dan teknologi e-Learning di Jepang

LMS Learningsuite dari Pinteraktif mengakomodasi semua fitur yang diperlukan untuk mengoptimalkan instrumen e-learning, sesuai dengan kebutuhan institusi selevel Kementerian Republik Indonesia. LMS Learningsuite dari Pinteraktif juga menyediakan ruang diskusi untuk konsultasi dan pendalaman mengenai e-learning yang sesuai dengan budaya institusi, visi misi, dan operasi harian.

Referensi: Sutanta, Edhy. 2010. Konsep dan Implementasi E-Learning. Yogyakarta: IST Akprind, Jurusan Teknik Informatika, Fakultas TI